Back to Top

Lingkungan keluarga sebagai tempat Pendidikan karakter dan moral

Raden Pedia
January 23, 2017
0 comments
Lin
                                 Secara umum dari kecil seorang anak diasuh, dipelihara dan dibesarkan dalam lingkungan keluarga. Namun pendidikan didalam lingkungan keluarga ini akan mempunyai pola yang berbeda-beda sesuai dengan dasar adat dan budaya, keadaan ekonomi, tingkat pendidikan serta status social yang berbeda-beda dimasing-masing keluarga.
                                 Segala sesuatu yang ada didalam keluarga, baik yang berupa benda-benda, orang-orang, peraturan-peraturan serta adat istiadat yang berlaku sangat berpengaruh dan menentukan corak perkembangan watak dan karakter anak-anak. Bagaimana pola didik dan standar moral yang berlaku didalam suatu keluarga akan berimbas terhadap cara seorang anak didik bereaksi terhadap lingkungannya, misalnya :
-        Jika seorang anak sering diejek atau ditertawakan dalam lingkungan keluarganya, maka ia akan tumbuh menjadi anak yang selalu diliputi keragu-raguan.
-        Jika seorang anak selalu dianggap anak kecil, maka ia akan tumbuh menjadi anak yang apatis dan tidak percaya diri.
-        Jika seorang anak dibesarkan dan dididik dengan kasih sayang, ia akan menjadi anak yang tenang, mudah menyesuaikan diri dilingkungan manapun dia berada.

                 Mengingat ekses yang mungkin timbul akibat pola-pola pendidikan diatas, maka ada  hal-hal yang harus dihindari oleh orangtua atau orang dewasa dalam mendidik anak-anaknya yaitu :
-        Jangan sering melemahkan semangat anak dalam usahanya hendak berdiri sendiri.
-        Jangan mengejek atau mempermalukan seorang anak di muka orang lain.

-        Jangan memanjakan anak, tetapi juga tidak boleh mengabaikannya.