Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Strain Ayam Pedaging di Indonesia

Gambar ilustrasi Broiler

RADENPEDIA - Setelah sebelumnya Admin telah memberikan informasi mengenai Strain Ayam Petelur, maka gak lengkap rasanya kalo gak bahas juga sodaranya yang satu ini. Siapa lagi kalo ukan ayam broiler, Broiler adalah istilah untuk menyebutkan strain ayam hasil budidaya teknologi yang memiliki karakteristik ekonomis dengan ciri khas yaitu pertumbuhan yang cepat, konversi pakan yang baik dan dapat dipotong pada usia yang relatif muda sehingga pemeliharaannya lebih cepat dan efisien serta menghasilkan daging yang berkualitas baik. Anak ayam umur sehari (Day Old Chick/ DOC) memiliki temperatur tubuh 390C. Temperatur tubuh ayam dewasa rata-rata sekitar 40,6–40,70C. Temperatur tubuh ayam meningkat dari pagi sampai sore hari, kemudian menurun sampai tengah malam.

Pelajari juga : Strain Ayam Petelur di Indonesia untuk memudahkan kita memulai usaha di bidang ayam petelur.
Ayam ras pedaging (broiler) yang merupakan jenis ras unggulan hasil persilangan dari bangsa-bangsa ayam yang memiliki daya produktivitas tinggi, terutama dalam memproduksi daging ayam. Sebenarnya ayam ras pedaging ini baru populer di Indonesia sejak tahun 1980 dimana pemegang kekuasaan mencanangkan penggalakan konsumsi daging ruminansia yang pada saat itu semakin sulit keberadaannya. Hingga kini ayam broiler telah dikenal masyarakat Indonesia dengan berbagai kelebihannya. Hanya 5 sampai 6 minggu sudah bisa dipanen. Dengan waktu pemeliharaan yang relatif singkat dan menguntungkan, maka banyak peternak baru serta peternak musiman yang bermunculan diberbagai wilayah Indonesia.

Strain ayam broiler yang beredar di Indonesia merupakan hasil proses seleksi pembibitan yang kompleks dan melibatkan berbagai ilmu pengetahuan. Perusahaan di Indonesia dalam memproduksi bibit ayam broiler “final stock” bekerja sama dengan perusahaan induk dari luar negeri yang menyediakan bibit “Grend parent stock". Cukup banyak bibit “final stock” di Indonesia yang beredar di pasaran, namun belum ada standar kualitas maupun karakteristik ekonomi untuk produksi ayam “final stock”, oleh sebab itu dalam prakteknya perusahaan menggunakan standar karakteristik ekonomi dari luar negeri.

Jenis strain atau galur ayam yang telah beredar di pasaran memiliki daya produktifitas relative sama. Artinya seandainya terdapat perbedaan, perbedaanya tidak mencolok atau sangat kecil. Tiap jenis strain diberi nama tersendiri sesuai dengan perusahaan pembibitan yang memproduksi strain FS yang bersangkutan sehingga dikenal berbagai macam strain di pasaran.

jenis strain ayam ras pedaging yang banyak beredar di pasaran adalah: Super 77, Tegel 70, ISA, Kim cross, Hyline, Vdett, Missouri, Hubbard, Shaver Starbro, Pilch, Yabro, Goto, Arbor arcres, Tatum, Indian river, Hybro, Cornish, Brahma, Langshans, Hypeco-Broiler, Ross, Marshall”m”, Euribrid, A.A 70, H&N, Sussex, Bromo, CP 707 dan Lohman 202 (Cahyono, 2002)

Sumber:
Cahyono, B. 2002. Cara Meningkatkan Budidaya Ayam Ras Pedaging (Broiler). Yayasan Pustaka Nusatama. Jakarta.
Gatot A. 2005. Penampilan Dan Laju Pertumbuhan Relatif Karkas Dan Komponen Karkas Dua Strain Ayam Broiler Fase Finisher (21-42 Hari) Dalam Berbagai Suhu Pemeliharaan. Program Studi Magister Ilmu Ternak Program Pasca Sarjana. Fakultas Peternakan Universitas Diponegoro. Semarang.
Murtidjo, 1992, Pedoman Beternak Ayam Broiler. Penerbit Kanisius. Yogyakarta.
Narantaka, A. 2012. Budidaya Ayam Broiler. PT. Buku Kita. Jakarta
Rasyaf. 1999. Beternak Ayam Pedaging. Penerbit Penebar Swadaya. Jakarta
Raden Pedia
Raden Pedia Memberikan Informasi Terkini dan Membahas Berbagai Artikel

1 comment for "Strain Ayam Pedaging di Indonesia"

  1. Luar biasa dengan hasil persilangan dengan berbagai macam ras ayam, akhirnya bisa menciptakan jenis Broiler ini, dan informasi yang menarik adalah Strain ayam ini sudah ada dimana-mana, luar biasa bermanfaat artikelnya.

    ReplyDelete

Berlangganan via Email