Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

5 Langkah Mudah Cara Mengatasi Gerakan Tutup Mulut (GTM) pada Anak

Cara Mengatasi Gerakan Tutup Mulut (GTM) pada Anak - www.radenpedia.com

RADENPEDIA - Cara mengatasi gerakan tutup mulut (GTM) pada anak dapat dengan mudah dilakukan melalui inovasi orang tua.

Gerakan tutup mulut (GTM) menjadi salah satu aktivitas yang dilakukan oleh anak yang kerap kali membuat orang tua resah.

Mengapa tidak, anak tidak mau makan, anak malah fokus terhadap hal lain, seperti main game, tidak mau makan nasi, dan banyak lagi lainnya.

Lantas, berikut ini beberapa langkah atau cara mengatasi gerakan tutup mulut (GTM) yang efisien dapat dilakukan oleh orang tua untuk mendorong nafsu makan anaknya.

Apa itu Gerakan Tutup Mulut (GTM)?

Gerakan tutup mulut atau disingkat dengan nama GTM adalah aksi anak yang tidak mau makan dengan berbagai macam ekspresi yang dilakukan.

Upaya melakukan gerakan tutup mulut (GTM) oleh anak bermacam-macam, seperti:
  • Menutup mulut secara rapat-rapat
  • Menyembur makanannya
  • Melepehkan kembali makanan di mulut

Biasanya, anak melakukan gerakan tutup mulut (GTM) karena anak bosan dengan makanan yang itu-itu saja.

Di sinilah peran penting dari orang tua untuk bisa melakukan variasi makanannya, sehingga bisa membuat waktu makan anak menjadi salah satu hal yang menyenangkan.

Akan tetapi, bisa jadi pula penyebab gerakan tutup mulut (GTM) karena anak sedang sakit dan giginya sedang tumbuh secara alami.

Cara Mengatasi Gerakan Tutup Mulut (GTM) pada Anak

Berikut ini beberapa cara mengatasi gerakan tutup mulut (GTM) yang ampuh untuk dapat dilakukan oleh orang tua.

1. Konsumsi Gizidat

Langkah atau cara mengatasi gerakan tutup mulut (GTM) yang pertama ialah dengan memberikan vitamin Gizidat. Gizidat adalah vitamin dan bukan obat.

Gizidat sendiri merupakan salah satu rekomendasi vitamin penambah nafsu makan yang telah secara sah dan legal Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Halal.

Gizidat mempunyai rasa yang manis, karena dari 3 kandungan bahan alami, mencakup madu hutan, temulawak, dan ikan sidat. 100% aman karena tidak ada kandungan bahan kimia di dalamnya.

Manfaat Gizidat bagi anak:
  1. Membantu meningkatkan nafsu makan
  2. Menambah berat badan dengan optimal
  3. Meningkatkan daya tahan tubuh anak
  4. Melancarkan sistem pencernaan tubuh
  5. Mencerdaskan anak
  6. Memperkuat daya ingat

2. Memberikan Menu yang Baru

Cara mengatasi gerakan tutup mulut (GTM) yang selanjutnya dapat dilakukan ialah variasi makanan, dengan cara memberikan menu yang baru.

Hal ini karena anak bisa merasa bosan dengan menu hariannya. Sebagai orang tua dapat memvariasikan menu makanan, seperti:
  • Bihun
  • Kentang
  • Pasta
  • Telur

3. Hindari Distraksi saat Makan

Saat jam makan tiba, alangkah baiknya tidak dibiasakan untuk mendistraksi waktu makannya.

Distraksi waktu makan itu seperti menonton televisi atau memainkan gadget yang mengganggu fokus anak saat sedang makan.

4. Ajak Makan Bersama

Salah satu cara yang paling menarik dan unik ialah mengajak anak untuk makan bersama dengan keluarga.

Hal ini menjadi salah satu cara agar buah hati ingin makan dan tertarik untuk bisa makan bersama dengan ayah dan ibunya.

Tidak hanya mengajak makan bersama, melainkan juga ajak si buah hati untuk mempersiapkan makanan bersama juga agar lebih seru.

5. Variasi Menu Makanan

Masih mirip dengan poin yang pertama, tetapi cara mengatasi gerakan tutup mulut (GTM) yang selanjutnya lebih mengarah ke arah variasi menu makanan.

Variasi menu makanan ini membuat tampilan makanan menjadi lebih menarik. Contohnya, memotong buah atau sayur dengan aneka bentuk yang lucu.

Begitulah beberapa langkah tepat cara mengatasi gerakan tutup mulut (GTM) pada anak yang efektif, di mana ini menjadi salah satu challenge tersendiri bagi orang tua.

Orang tua harus pandai memutar otak saat anak sudah berada di fase ini, karena tentu membutuhkan effort yang lebih untuk mendongkrak nafsu makan si buah hati.

Post a Comment for "5 Langkah Mudah Cara Mengatasi Gerakan Tutup Mulut (GTM) pada Anak"